Home / Headline / Rumah Dinas Sandiaga Uno Dibobol Maling, Telepon Genggam Raib
Salah satu foto CCTV saat shalat tarawih saat pelaku beraksi di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Rumah Dinas Sandiaga Uno Dibobol Maling, Telepon Genggam Raib

Jakarta, Sumselupdate.com – Jelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yang kini ditempati Sandiaga Uno dibobol maling.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/6/2018). Namun, insiden itu baru diketahui khayalak pada Kamis (14/6), setelah rekaman video pengawas yang merekam aksi si maling tersebut beredar di media sosial.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, aksi pencurian itu terjadi ketika Sandiaga menggelar acara buka puasa bersama dengan alumni perguruan tinggi negeri pada Selasa (12/6) kemarin.

Persisnya, pencurian tersebut terjadi ketika Sandiaga dan tamu undangan shalat Tarawih berjemaah pada pukul 19.00.

Dalam rekaman CCTV yang didapat Suara.com, si maling yang memakai baju berwarna biru itu melancarkan aksinya saat yang lain masih salat Tarawih, tepatnya pada pukul 19.40.

Seusai shalat, imam salat Tawarih yang menjadi korban aksi si maling, yakni Muhammad Nasih, baru menyadari telepon selulernya hilang.

Ia segera melapor ke petugas keamanan rumah dinas, yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Setiabudi.

”Barang milik korban yang hilang adalah telepon genggam merek iPhone 7S,” demikian yang termaktub dalam laporan petugas Pamdal Rumah Dinas Sandiaga Uno di Polsek Setiabudi pada Rabu (13/6) malam, dengan nomor pengaduan  STPLK/1243/B/VI/2018/Sek.Budi.

Berkaitan kasus ini, Sandiaga Uno membenarkan peristiwa tersebut.

“(Jadi itu terjadi saat) acara kami. Selama bulan suci Ramadhan ini saya mengadakan buka puasa bersama warga dan elemen. Yang waktu itu mengadakan adalah teman-teman dari KAHMI dan beberapa teman-teman dari kajian Islam dan teman-teman yang bergerak pada pelayanan masyarakat,” tutur Sandiaga, di Stasiun Boulevard Raya Selatan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/6/2018).

Acara itu, kata Sandi, dihadiri oleh sekitar 200-300 orang. Mulanya, acara berjalan lancar hingga Ustaz M Nasih yang saat itu mengisi tausyiah mengaku kehilangan.

“Setelah kejadian tersebut Pak Ustaz Nasih mengaku kehilangan dan orangnya berbaju biru kejadian pas tarawih dan baru tahu habis tarawih,” ujarnya.

Sandiaga menilai kejadian itu sangatlah ironis. Handphone milik ustaz yang saat itu disebutnya memberi ceramah tentang Islam itu rahmatan lil alamin, dan menebar manfaat, malah dicuri.

“Itu tidak menggambarkan esensi kita kembali ke fitri selama bulan Ramadhan masuk ke hari raya Idul Fitri,” ujar Sandi.

Sandi mengatakan, pencurian ini menjadi tamparan bagi dirinya dan pemerintah, serta aparat penegak hukum. Sebab, pada tempat yang mendapatkan penjagaan ketat saja masih dapat terjadi tindak kriminal.

“Itu merupakan wake up call dan tamparan kita sendiri bahwa di unit yang terpenting di tengah-tengah Kota Jakarta ini masih ada tindakan kriminal seperti itu,” ucapnya.

Sebelumnya, rumah dinas Sandiaga Uno disatroni pencuri. Sebuah handphone merek iPhone raib digondol maling tersebut.

“Iya informasi itu benar,” ujar Kapolsek Setiabudi, AKBP Irwa Zaini Adib, saat dimintai konfirmasi detikcom. (src/dtc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.