Home / Headline / Robohkan Pondok Tempat Pesta Sabu, Napis Dihujani Tembakan dan Pedang
Muhamad Napis didampingi istrinya saat melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Robohkan Pondok Tempat Pesta Sabu, Napis Dihujani Tembakan dan Pedang

Palembang, Sumselupdate.com – Muhamad Napis (54) warga jalan PSI Lautan lorong Cek Lata nomor 130,RT 11 RW 03 Kelurahan 36 ilir, Kecamatan Gandus. Pasalnya, usai merobohkan pondok yang biasa digunakan pemuda sekitar untuk mengkonsumsi sabu sabu, Napis langsung dihujani tembakan dan dikejar dengan senjata tajam jenis pedang oleh Nanang Cs.

Beruntung ia bisa melarikan diri dan nyawanya bisa terselamatkan sehingga melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, korban yang berprofesi sebagai eksternal salah satu perusahan untuk penarikan kendaraan bermotor menuturkan, kejadian bermula ketika anak lelakinya yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD) sering nongkrong di lokasi dengan pemuda yang sering mengunakan sabu di pondok tersebut.

Baca Juga :  Aplikasi Belanja Online di Indonesia Disebut Lacak Data Pengguna

Merasa jengkel dan khawatir akan anaknya terjerumus di pergaulan narkoba, usai pulang kerja pada hari Kamis (21/9) sekitar pukul 14 30 Wib. Napis mendatangi lokasi untuk menyuruh sang anak pulang, namun dikarenakan terbawa emosi dengan jawaban Nanang, akhirnya ia merobohkan pondok yang terbuat dari bambu tersebut sehingga pelaku marah dan naik pitam.

“Nanang langsung menembak saya dengan pistol Pak, tapi beruntung tidak mengenai tubuh saya. Lalu, ada empat orang temannya mengejar saya dengan parang,” ujar Napis, Jumat (22/9).

Merasa nyawanya terancam dan menghadapi lawan yang tidak seimbang, membuat pria beristri dua ini mencoba tidak melayani amukan dari kawanan pelaku dengan mencoba melarikan diri yang disaksikan warga sekitar yang hanya menjadi penonton, karena takut akan menjadi salah sasaran jika melerai.

Baca Juga :  BNN dan Polda Sumsel akan Rilis Tangkapan Sabu dan Ekstasi

“Nanang itu bandar narkoba pak. Saya takut anak saya akan dijadikan kurir oleh dia, makanya pondok itu saya robohkan. Tangkap saja dia, karena saya hampir tewas ditembak oleh dia dengan senpi pak,” jelasnya.

Sedangkan, Ka SPK Ipda Bambang Haryanto membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban yang telah diancam oleh pelaku dengan mengunakan senpi dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim. (tra)

Baca Juga

Terlahir dengan Tubuh Separuh, Pria Ini Bisa Hidup Normal

Jakarta, Sumselupdate.com – Rowdy Burton terlahir dengan kelainan langka bernama sacral agenesis. Kondisi ini membuat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *