Home / Headline / Polisi Temukan Keganjilan di TKP Kematian Pensiunan DLH
Jenazah M Rasyid (56) dibawa dari RS Bayangkara.

Polisi Temukan Keganjilan di TKP Kematian Pensiunan DLH

Palembang, Sumselupdate.com – Polsek Sukarame, Palembang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus meninggal dunianya M Rasyid (56), warga Perumnas Talang Kelapa, Blok VI RT17/9, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar yang ditemukan, Minggu (4/3/2018) lalu.

Kuat dugaan M Rasyid menjadi korban perampokan yang disertai pembunuhan karena hilangnya sepeda motor dan ponsel milik pensiunan PNS DLHK Kota Palembang tersebut.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Rivanda mengatakan, petugas sudah memeriksa sejumlah saksi pasca ditemukan jenazah korban yang membusuk di rumahnya.

“Masih dalam penyelidikan. Untuk korban, kami menemukan ada luka seperti benturan benda keras atau tumpul di kepalanya. Sekarang, kami menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara,” ujar Rivanda, Senin (5/3/2018).

Diketahui, dari hasil olah TKP yang dilakukan unit Identifikasi Polresta Palembang dan Polsek Sukarami ditemukan beberapa kejanggalan.

Di antaranya terdapat bercak darah kering pada tabung gas elpiji 3 kg. Isi dompet korban juga berserakan di ruang keluarga. Juga terdapat beberapa puntung rokok di asbak yang ada di ruang keluarga.

“Padahal, dari keterangan keluarga korban tidak merokok. Sekarang masih penyelidikan lebih lanjut. Semoga cepat terungkap,” ujarnya.

Jenazah M Rasyid sudah diserahkan pihak RS Bhayangkara ke keluarga korban dan akan dimakamkan di pemakaman keluarga Desa Ulak Kemang Baru, Kecamatan Pampangan, OKI.

Haropi (62), kakak korban, berharap, pelaku pembunuhan terhadap adiknya segera ditangkap petugas. “Mohon dihukum sesuai dengan ketentuan hukum,” ujarnya.

Sementara itu Kasubdit PID Bid Humas Polda Sumsel AKBP Siswo Haryadi mengatakan, hasil otopsi masih dianalisis tim forensik.

“Belum¬† bisa kami ungkap secara detil di mana saja luka dialami korban. Tapi yang jelas, kita semua berharap kasus ini segera terungkap,” tukasnya. (tra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.