Home / Edukasi / Polemik UKT Unsri Semakin Meruncing, BEM Unsri Ancam Demo Rektor
BEM Unsri tengah menggelar audiensi kepada Rektor Universitas Sriwijaya, Anies Saggaff.

Polemik UKT Unsri Semakin Meruncing, BEM Unsri Ancam Demo Rektor

Palembang, Sumselupdate.com – Belakangan ini kampus Universitas Sriwijaya tengah di hadapkan pada polemik Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semester sembilan.

Pasalnya, pihak rektorat Unsri ingin menerapkan kebijakan pembayaran UKT full untuk mahasiswa di Semester 9 meskipun mahasiswa tersebut hanya mengerjakan skripsi.

Berangkat dari hal tersebut, BEM KM Unsri terus melakukan audiensi kepada pihak Rektorat dalam rangka memperjuangkan serta meminta kepada pihak Rektorat untuk melakukan penurunan UKT mahasiswa semester sembilan.

“Ini merupakan audiensi ke empat setelah tiga kali audiensi sebelumnya tidak mencapai kesepakatan, dan sehari sebelum audiensi telah di laksanakan Gerakan SMS serentak kepada Rektor dan Wakil Rektor II untuk meminta keringan dan penurunan UKT,” kata Menteri Propaganda dan Politik BEM Unsri,  Dedi Satria, Sabtu (17/6/2017).

Baca Juga :  Stok Pesilat PON Sumsel Tinggal Digembleng

Menurut Dedi Permendikbud No 73 tahun 2014 tentang BKT dan UKT di PTN menjelaskan bahwa besaran UKT Adalah keseluruhan biaya operasional setiap mahasiswa per semester pada suatu program studi di bagi 8, dengan kata lain untuk semester 9 seharusnya bisa di lakukan penurunan apalagi mahasiswa tersebut hanya mengerjakan skripsi.

Namun hal tersebut tidak membuat rektor memberikan keputusan penurunan.

Advertisment

Bahkan Rektorat tetap bersikeras bahwa Mahasiswa di Semester 9 tetap harus membayar UKT full.

Oleh karena itu, mereka meminta kepada Rektor untuk di lakukan penurunan UKT 50 persen pada mahasiswa di Semester 9.

Baca Juga :  75 Mahasiswa Unsri Belajar Memanah

“Upaya jalur audiensi secara baik-baik telah kami laksanakan bahkan sampai empat kali. Maka Mohon Maaf ini Audiensi terakhir kami,” tegas Rahmat Farizal selaku Presiden Mahasiswa Unsri.

Ditegaskan Rahmat, bisa saja terjadi aksi besar-besaran, mengingat polemik ini terjadi akibat penerapan UKT yang baru dimulai sejak angkatan 2013.

Sejak awal diterapkan sampai saat ini banyak sekali terjadi masalah dalam pelaksanaannya, termasuk imbasnya mahasiswa semester sembilan. (sbw)

Baca Juga

Gubernur Sumsel Apresiasi Hadirnya Transmart di Palembang

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengapresiasi peresmian Transmart PCC Mall Palembang, pada saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *