Home / Headline / Pengakuan Wabup OKU ‘Terjebak’ di Bali Hingga Bisa Pulang
Wabup OKU H Johan Anuar meresmikan Mushola Ar-Roudoh, RT6, Perum Niagara Hill, Tanjung Baru, Baturaja Timur, Kamis (2/12/2017) malam.

Pengakuan Wabup OKU ‘Terjebak’ di Bali Hingga Bisa Pulang

Baturaja, Sumselupdate.com – Wakil Bupati (Wabup) Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Johan Anuar, SH, MM mengaku ‘terjebak’ di Bali dan nyaris tidak bisa pulang tepat waktu ke Kota Baturaja untuk menghadiri beberapa undangan yang sudah teragendakan.

Hal itu menurutnya dampak dari dari letusan dan status awas Gunung Agung. Sehingga, wabup dan ribuan calon penumpang lain yang akan melakukan perjalanan udara berbagai tempat melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, dibatalkan penerbangannya.

Hal tersebut ia ungkapkan usai meresmikan Mushola Ar-Roudoh, RT6, Perum Niagara Hill, Tanjung Baru, Baturaja Timur, Sabtu (2/12/2017) malam.

Meski demikian, ia mengaku harus segera pulang lantaran tidak ingin mengecewakan undangan yang telah terjadwal jauh hari sebelumnya.

Terkhusus undangan peresmian mushola yang diselenggarakan di RT6 itu, sekaligus peringatan Maulid Nabi SAW.

“Saya ini baru pulang dari Bali. Kebetulan bersamaan dengan Gunung Agung meletus. Nah, terus terang saya khawatir tidak bisa pulang (tepat waktu). Tapi saya tahu bahwa saya ada undangan. Makanya saya harus datang, karena saya tidak ingin mengecewakan warga khususnya panitia yang telah mengundang saya di acara ini,” ungkap Wabup.

Baca Juga :  Pedagang Ngeyel, Petugas Tutup Mata

Diketahui, wabup bepergian ke Bali dalam rangka perjalanan dinas. Ia baru bisa terbang menuju Palembang pada Kamis petang tempo hari.

Lebih lanjut Wabup mengaku bahwa dirinya tidak menyangka kalau di wilayah yang didatanginya itu rupanya sudah banyak penghuninya.

“Aku dak nyangke disini rumah gale. Alhamdulillah, artinya sudah cukup berkembang dan maju,” selorohnya.

Di kesempatan itu, wabup meminta masyarakat yang hadir untuk tidak segan-segan menyampaikan perihal apapun padanya.

Termasuk pula jikalau ada usulan perihal pembangunan insfrastruktur.

“Kalau ada hal-hal yang perlu disampaikan pada saya silahkan sampaikan, jangan segan-segan. Apakah soal jalan atau apapun. Silahkan disampaikan,” katanya.

Namun, sambung wabup, perlu diketahui bahwa pembangunan di OKU ini dilakukan sifatnya bertahap. Tidak bisa sekaligus. Ini mengingat terbatasnya anggaran di APBD.

Baca Juga :  Pangdam: yang Narkoba dan Terbukti Akan Dipecat

“Perlu diketahui bahwa pembangunan kita ini sifatnya bertahap, tidak bisa sekaligus. Karena APBD kita cukup kecil. Dan desa-desa lain juga berharap ada pembangunan. Jadi kalau sekaligus membangun disini, ya jelas tidak bisa,” tandasnya.
Acara peresmian Musholla Ar-Roudoh pada malam itu cukup istimewa dan luar biasa.

Betapa tidak, meski hanya musholla kecil, namun orang nomor dua di Bumi Sebimbing Sekundang, bersama pejabat terkait lainnya bisa meluangkan waktu untuk hadir.

Selain itu, hadir pula Ketua MUI Kabupaten OKU, H Iskandar Azis. Ketua DPD BKPRMI, Rokhmat Subeki. Camat Baturaja Timur Luqmanul Hakim, Kades A. Rahman beserta perangkatnya.

Tak ketinggalan penceramah yang sengaja didatangkan dari Palembang, Drs H A Karim Subki.

Lebih istimewa sebuah perusahaan penyedia es krim terbesar di Indonesia, Wall’s, turut andil alias berkonstribusi dalam acara tersebut.

Wall’s, membantu menyediakan prasasti peresmian Musholla tersebut yang diteken langsung Wabup Johan Anuar. (wid)

Baca Juga

Rapat Raperda Pesta Rakyat Menjadi Perdebatan

Sekayu, Sumselupdate.com – Rapat Pesta Rakyat di Ruang Banmus DPRD Muba yang dimotori oleh Pansus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *