Home / Ekonomi / Pemkot Realisasikan Bantuan Modal bagi 1000 UMKM
Walikota Palemban Harnojoyo

Pemkot Realisasikan Bantuan Modal bagi 1000 UMKM

Palembang, Sumselupdate.com – Komitmen pemerintah kota Palembang dalam meningkatkan usaha UMKM, memberikan bantuan kredit tanpa bunga dan anggunan.

Lebih kurang 1.000 pedagang yang termasuk ke dalam pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mendapatkan bantuan kucuran dana melalui Program Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Kepada Usaha Mikro Kecil melalui Pemberian Kredit Tanpa Bunga dan Tanpa Agunan untuk meningkatkan usaha.

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengungkapkan, bantuan dana stimulus ini diharapkan dapat memacu para pesagang untuk lebih meningkatkan usaha mereka. Apalagi dalam hal ini, pedagang tidak dibebani dengan bunga pinjaman.

“Pinjaman ini tanpa bunga, pedagang harus dapat manfaatkan pinjaman ini sebaik-baiknya,” ungkap Harnojoyo didampingi wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda disela launching pinjaman modal usaha tanpa agunan dan tanpa bunga kepada UKM di Kambang Iwak, Kamis (7/12/2017)

Baca Juga :  UMKM Butuhkan Dukungan Nyata dari Pemkab PALI

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Edwin Efendi mengatakan, sasaran dari penerima bantuan modal ini adalah pedagang yang memiliki usaha kecil seperti pedagang bakso, mie ayam, kerupuk dan usaha yang masuk kedalam usaha kecil mikro. Yang mana pinjaman ini disalurkan melalui Bank Perkreditan Rayat (BPR) Palembang.

“Dari 1.400 UKM yang mendaftar sebanyak 1.000 pedagang yang masuk kedalam verifikasi dari BPR,” katanya.

Adapun kucuran dana pinjaman yang dudapatkan oleh para pedagang ini sebesar Rp. 3 juta. Dengan mekanisme angsuran perbulan yang harus dibayarkan sebesar Rp. 250 ribu.

Baca Juga :  Pemprov Apresiasi Kegiatan Palembang Expo 2016

“Program ini berkelanjutan dan akan ada lagi di 2018 mendatang,” tukasnya.

Adapun mekanisme pengajuan pinjaman ini tambah Edwin, pedagang bisa mendaftar melalui kelurahan di tempat tinggal mereka. Dengan syarat pengajuan seperti KK, KTP dan rekening listrik. Yang mana nantinya data dari para pedagang ini akan dikumpulkan dan diserahkan kepada BPR Palembang untuk dilakukan verifikasi.

“Nah untuk verifikasi pedagang ini akan dilakukan oleh BPR seperti kekengkapan data, survei lokasi dan lainnya. Proses pencairan juga langsung dilakukan oleh BPR,” singkatnya. (yud)

Baca Juga

Budayakan Cuci Tangan, RSUD Baturaja Gelar Lomba Dance Hand Hygiene Competition

Baturaja, Sumselupdate.com – Sebanyak 40 tim mengikuti kegiatan Dance Hand Hygiene Competition, yang dimotori Rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *