Home / Headline / Melawan Petugas, Pemerkosa Adik Ipar Ini Tersungkur Dipelor

Melawan Petugas, Pemerkosa Adik Ipar Ini Tersungkur Dipelor

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Habibi (28), warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musirawas (Mura) tega memperkosa adik iparnya sendiri berinisial DN (16).

Perbuatan biadab itu dilakukan tersangka pada November 2017 saat istri pelaku pergi ke ladang menyadap karet.

Namun sepandai-padainya tupai melompat pasti jatuh juga. Buah perbuatan itu pelaku harus mendekam di Polsek Muara Kelingi sesuai dengan LP/B-14/III/2018/S.S/Res Mura/Ma Kelingi tanggal 7 Maret 2018.

Dalam penangkapan tersebut, tersangka terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki kanan dan kiri lantaran melakukan perlawanan.

Perbuatan tersebut bermula dari pelaku membujuk dan mengancam korban untuk bersetubuh.

Korban selama ini tinggal  satu rumah dengan pelaku sejak masih kecil setelah ditinggal ibunya yang sudah meninggal dunia. Sementara  bapak korban yang buruh tani di Provinsi Jambi.

Korban  waktu itu mengalami ketakutan dari ancaman pelaku yang akan membunuhnya dan ayuk kandung korban (istri pelaku).

Akibat ancaman pelaku, korban ketakutan dan diperkosa secara berulang kali setiap istri tersangka pergi ke ladang untuk menyadap karet.

Namun aksi perkosaan diketahui istri tersangka. Tepatnya pada Desember 2017, istri tersangka menyelamatkan korban ke Lubuklinggau untuk tinggal di tempat keluarganya sembari menunggu ayah mereka dari Provinsi Jambi.

Pada 6  Maret 2018  ayah kandung korban datang ke Kota Lubuklinggau. Saat itulah korban menceritakan peristiwa tersebut kepada ayahnya.

Mendengar cerita anaknya, ayah kandungnya sempat syock dan kemudian melaporkan ke Polsek Muara Kelingi untuk menuntut pelaku secara hukum yang berlaku.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro, SIK melalui Kapolsek Muara Kelingi, AKP Hendri Agus, SH, Msi mengatakan, dia bersama Kanit Reskrim dan anggota melakukan upaya  penangkapan terhadap pelaku  di rumahnya Dusun VI, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi.

Namun saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melakukan perlawanan dengan merebut senjata api petugas.

Tak ambil risiko, anggota melakukan  peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Namun pelaku tidak menghiraukannya.

Petugas pun memberikan tindakan refrensif ke arah kaki pelaku dan dapat dilumpuhkan.  Selanjutnya pelaku dapat diamankan dan membawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis.

Kemudian  pelaku diamankan ke Polsek Muara Kelingi untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. (ain)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.