Home / Edukasi / Kurikulum 2013 Masih Banyak ‘PR’

Kurikulum 2013 Masih Banyak ‘PR’

Palembang, Sumselupdate.com – Kurikulum 2013 atau lebih dikenal dengan K-13 yang saat ini diterapkan di jenjang SMA masih menuai sejumlah Pekerjaan Rumah (PR), terutama dalam hal pelaksanaannya.

Pasalnya, dari total 601 SMA negeri dan swasta yang ada di Sumsel, sebanyak 200 sekolah atau 35 persen belum menerapkan kurikulum 2013. Namun tahun ajaran 2018, semua sekolah wajib menerapkan kurikulum 2013.

Baca Juga :  Bawa 32 Ton Minyak Mentah Ilegal, Belasan Sopir dan Kernet Diamankan Polisi

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo didampingi Kabid SMA Bonny Syafriyan mengatakan, dari total 601 SMA yang ada di Sumsel, sebanyak 200 SMA yang belum menerapkan kurikulum 2013.

Namun tahun ajaran 2018 semua sekolah harus menerapkan kurikulum 2013. “Semua sekolah harus ikut kurikulum 2013, karena itu sudah ketentuan pusat,” ujarnya, Senin (1/1/2017).

Lebih lanjut Bonny menjelaskan, sekolah yang belum menerapkan kurikulum 2013 karena guru belum mengikuti pelatihan dengan alasan biaya.

Baca Juga :  Ini Rahasia Kunto Hartono Supaya Kuat Menabuh Drum Tanpa Henti

“Sebelum menerapkan kurikulum 2013, guru di sekolah tersebut harus mengikuti pelatihan beberapa hari. Alasan guru tidak mengikuti pelatihan itu biasanya terkendala biaya. Padahal biaya nya tidak terlalu banyak,” ungkapnya.

Bonny menuturkan, sekolah yang belum menerapkan kurikulum 2013 adalah sekolah yang baru berdiri, sekolah swasta yang bukan favorit. (sbw)

Baca Juga

Iran Sebut Semua Pangkalan Israel dalam Jangkauan Rudal yang Siap Diluncurkan

Teheran, Sumselupdate.com – Wakil komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Hossain Salami, mengancam akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *