Home / Headline / Kepatuhan Tinggi Palembang Dihadiahi Award dari Ombudsman RI
Walikota Harnojoyo saat menerima penghargaan.

Kepatuhan Tinggi Palembang Dihadiahi Award dari Ombudsman RI

Palembang, Sumselupdate.com – Kota Palembang mendapatkan anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman RI. Penghargaan ini diterima langsung Walikota Palembang Harnojoyo, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017).

Walikota Palembang H Harnojoyo sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Ombudsman RI, di mana Kota Palembang baru pertama kali mendapatkan penghargaan ini.

“Ya kita sangat mengapresiasi sekali penghargaan yang diberikan Ombudsman ini,” ungkap Harnonoyo usai menghadiri acara.

Harnojoyo mengatakan, untuk Palembang sendiri ada empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang masuk kedalam Zona Hijau dengan 60 pelayanan. Namun demikian penghargaan ini bukan menjadi tujuan utama. Ini jadi motivasi kedepan bagaimana pemkot Palembang yang diamanahkan oleh masyarakat untuk melayani agar kedepannya terus dapat ditingkatkan.

Baca Juga :  TPFG Temukan Aliran Dana Terpidana Narkoba ke Perwira

“Keempat SKPD itu yakni Dinas Pendapatan Daerah, RSUD Bari, Disdukcapil dan DPM-PTSP,” katanya.

Sementara itu Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan penilaian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Yang mana teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling.

Dalam survei ini, jelasnya, Ombudsman melakukan penilaian terhadap 14 kementerian, 6 lembaga, 22 provinsi, 107 kabupaten, dan 45 kota pada Mei sampai Juli 2017. Tujuan survei ini ialah mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Kucurkan Rp50 Miliar Untuk Infrastruktur di Mura

“Kita menggunakan metode observasi dengan mengamati ketampakan fisik dari ketersediaan komponen pelayanan di unit pelayanan publik kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah,” ulasnya.

Sementara untuk observasi dilakukan secara mendadak, yaitu tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepada UPP atau SKPD tentang waktu pelaksanaan observasi. (yud)

Baca Juga

Budayakan Cuci Tangan, RSUD Baturaja Gelar Lomba Dance Hand Hygiene Competition

Baturaja, Sumselupdate.com – Sebanyak 40 tim mengikuti kegiatan Dance Hand Hygiene Competition, yang dimotori Rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *