Home / Headline / Kapolda: Karyawan Abu Tours Bukan Warga Sumsel
Kapolda Sumswl Irjen Pol Zulkarnain Adinegara

Kapolda: Karyawan Abu Tours Bukan Warga Sumsel

Palembang, Sumselupdate.com – Subdit I/Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel telah memeriksa 40 saksi korban terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang yang dilakukan oleh Abu Tours terhadap uang calon jemaah umroh.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara berujar, pihaknya baru menerima laporan korban perorangan saja. Sementara ini belum ada agen perwakilan Abu Tours yang melapor ke Polda Sumsel. “Belum ada karyawan, bos, atau pemilik yang diperiksa. Indikasinya mereka sudah kabur karena dari informasi, barang-barang di kantor Abu Tours sudah dibawa keluar,” ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Zulkarnain pun mengaku mendapat informasi bahwa seluruh karyawan uang bekerja di kantor Abu Tours bukanlah warga Sumsel. “Indikasinya mereka sudah kabur dengan membawa barang-barang dari kantor tersebut,” tambahnya.

Pihaknya pun masih melakukan pengembangan penyidikan, meski belum menetapkan tersangka. Namun seiring dengan waktu pihaknya pun nanti akan menentukan siapa saja yang menjadi tersangka.

Baca Juga :  Kabur Lihat Polisi, Seorang Pria Tertangkap Bawa Sajam

“Kami bekerja cepat namun sesuai prosedur. Seiring dengan waktu para tersangka pun akan ditetapkan, dipanggil, dan akan dicekal agar tidak melarikan diri ke luar negeri,” jelasnya.

Untuk penggeledahan kantor Abu Tours, pihaknya telah mengajukan izin kepada Pengadilan Negeri Palembang namun hingga saat ini izinnya belum turun. “Setelah ada izin, akan langsung kami geledah kantornya dengan pendampingan dari ketua wilayah sekitar. Memeriksa data dari kantornya serta untuk memastikan berapa jumlah korbannya,” ujarnya.

Saat ini pihaknya menyelidiki dugaan tindak pidana pasal 378 KUHP tentang penipuan dan 372 KUHP tentang penggelapan. Namun seiring pengembangan penyidikan, bisa jadi ditemui tindak pidana baru yakni tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca Juga :  Terbatas Anggaran, UNBK Belum Terlaksana Secara Keseluruhan di Palembang

“Dugaannya pemilik travel umroh ini kan menggelapkan uang jemaah dengan menipu dalam modus tarif umroh yang murah. Bisa saja mereka akan mengaburkan uang hasil dari penipuan tersebut dengan cara-cara yang termasuk TPPU,” jelasnya.

Terkait pengawasan terhadap Abu Tours yang tidak memiliki izin operasi di Palembang, Kapolda enggan berkomentar banyak. Dirinya menyerahkan permasalahan izin kepada instansi terkait yang lebih berwenang.

Kapolda pun mengimbau kepada para korban yang berada di daerah lain di Sumsel untuk melapor ke Polres setempat dan tidak perlu datang langsung ke Polda. “Tiap polres di Sumsel sudah dibuatkan posko pengaduan korban Abu Tours. Silakan masyarakat yang di daerah luar Palembang melapor ke Polres saja, tidak perlu jauh-jauh ke Polda,” katanya. (tra)

Baca Juga

Bawa 15 Paket Shabu, Purwoko Diamankan Aparat

Sekayu, Sumselupdate.com – Sebanyak 15 paket kecil diduga narkotika jenis shabu skembali diamankan oleh personil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *