Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; arqam_lite_counter_widget has a deprecated constructor in /var/www/vhosts/sumselupdate.com/httpdocs/wp-content/themes/sumselupdate/framework/functions/arqam-lite.php on line 736
Kadisdik Sebut Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Lemahnya Serapan Tenaga Kerja – Sumsel Update
Home / Edukasi / Kadisdik Sebut Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Lemahnya Serapan Tenaga Kerja
Kadisdik Sumsel Drs Widodo MPd membuka Job Fair and Job Matching di Gedung Serba Guna SMK Negeri II Palembang.

Kadisdik Sebut Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Lemahnya Serapan Tenaga Kerja

Palembang, Sumselupdate.com – Kompetensi keahlian yang diajarkan selama di sekolah kejuruan (SMK) butuh penyesuian dengan dunia industri. Tercatat, lulusan SMK yang terserap di dunia industri hanya berkisar 27-35 persen.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan Widodo menjelaskan, minimnya serapan kerja bagi lulusan SMK dilatarbelakangi pertumbuhan ekonomi yang lambat. Belum lagi, ilmu yang diajarkan selama duduk dibangku sekolah kerapkali tidak sesuai dengan kebutuhan industri yang tersedia.

“SMK didesain untuk siap kerja atau membuat lapangan pekerjaan. Maka sekolah harus memastikan proses pembelajaran matching dengan lapangan kerja. Dalam kondisi ekonomi lesu ini, serapan kerja alumni SMK hanya berkisar 27-35 persen,” ujar Widodo usai membuka Job Fair and Job Matching SMK se-Sumsel di Gedung Serbaguna SMK Negeri II Palembang, Senin (11/9/2017).

Lebih jauh dia menjelaskan, pemerintah sudah berupaya agar lulusan SMK bisa bersaing dengan calon tenaga kerja lainnya. Salah satunya dengan beberapa sekolah sudah menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) seperti SMK Sumsel, SMKN 2, SMKN 3 dan lainnya. Sertifikasi dari sekolah berkaitan dengan disiplin ilmu yang diajarkan selama belajar.

“Tugas lembaga itu (LSP) agar alumni di sekolah bersangkutan bisa menjadi jaminan dari dunia industri dan usaha agar mudah mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Selain itu, sambung Widodo, penyelenggaraan Job Fair dan Job Matching juga bisa menjadi momen proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga momen ini bisa dimanfaatkan sekolah sebagai bahan evaluasi untuk mengupgrade proses pembelajaran untuk anak didik.

“Kita minta sekolah untuk memanfaatkan Job Fair dan Job Matching ini dengan baik,” pungkasnya. (sbw)

Baca Juga

Garam Dapur dan Garam di Meja Ternyata Berbeda, Ini Perbedaan yang Paling Mencolok

Jakarta, Sumselupdate.com – Jika kita mencermati, kita bisa menemukan beberapa jenis garam yang bisa kita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *