Home / Headline / Hindari Kawanan Begal, Warga PALI Melintas Ramai-ramai
Sejumlah pengendara motor menunggu di Simpang Raja.

Hindari Kawanan Begal, Warga PALI Melintas Ramai-ramai

PALI, Sumselupdate.com – Ada-ada saja yang dilakukan warga di Kabupaten PALI agar tidak menjadi korban begal ketika melintasi di Simpang Raja-Simpang Rasau.

Sejumlah kendaraan bermotor berkumpul di Jalan Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya untuk menunggu kendaraan yang lain juga melintasi jalur alternatif yang terkenal sangat rawan begal itu.

Mereka hanya sedang menunggu mobil atau pengendara yang lain untuk konvoi melintasi jalan yang melewati Desa Persiapan Jerambah Besi itu. Hal itu dilakukan akibat, maraknya  aksi begal di jalan alternatif itu.

Tidak hanya itu, warga juga mendesak di jalanan yang rawan begal itu, dibangun Kepala Pengaman Pos Polisi (Kapospol) untuk menekan angka kriminalitas di jalanan.

Pantauan di lapangan, lebih dari delapan unit motor yang ditumpangi pengendaranya menunggu di Simpang Raja. Pengendara yang dominan bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI.

Mereka mengaku sengaja menunggu pengendara lainnya di Simpang Raja, untuk konvoi melintas di jalan alternatif yang berjarak 13 Kilometer dari Simpang Raja – Simpang Rasau. Hal dilakukan untuk menghindari aksi begalnya di Jalan Jerambah Besi.

“Katanya jalan menuju Jerambah Besi, rawan begal, awal bulan ini, ada pengendara sepeda motor yang kena begal, terus wartawan juga pernah kena begal di jalan itu, dan pengendara lainnya,” kata pegawai Pemkab PALI, ketika dijumpai sambil menunggu teman di Simpang Raja, untuk konvoi melintas di Jalan Jerambah Besi.

Ditambahkan, Dianto warga kecamatan Talang Ubi mengaku sejak jalan menuju Desa Jerambah Besi, di cor beton, maka jalan tersebut menjadi jalan alternatif karena hanya berjarak 13 kilometer dari Simpang Rasau – Simpang Raja, alhasil banyak pengendara maupun pengemudi melintas di jalan itu.

Namun, sayangnya jalan tersebut masih rawan aksi begal, hal ini membuat pengendara sepeda motor resah perampasan sepeda dengan kekerasan bahkan pelaku menggunakan senjata api.

“Setelah di cor beton, jalan itu ramai dilintasi oleh pengendara, akan tetapi warga masih was-was melintasi jalan itu, karena rawan begal, yang terakhir dua pelaku bertopeng pakai senjata api merampas sepeda motor warga melintas di jalan itu,” cerita Dianto, Minggu (10/9/2017).

Ia berharap untuk kenyamanan dan pengendara yang melintas jalan sekitar 13 kilometer itu, untuk dibangun KapaPosPol di jalan tersebut. “Mungkin saja kalau dibangun KapaPosPol jalan itu jadi aman, dan pelaku begal takut menjalan aksinya karena ada pak polisi,” harapan Dianto. (adj)

Baca Juga

Perbasi Palembang Incar Atlet Potensial

Palembang, Sumselupdate.com – Pengurus Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Kota Palembang berharap geliat pebasket muda di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *