Jumat , Mei 25 2018
Home / Headline / Diduga Sudah Lama Beroperasi Tanpa Izin, Limbah Oli PT Lautan Berlian Baturaja Diduga Cemari Lingkungan

Diduga Sudah Lama Beroperasi Tanpa Izin, Limbah Oli PT Lautan Berlian Baturaja Diduga Cemari Lingkungan

Baturaja, Sumselupdate.com –  Masyarakat di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU mengeluhkan adanya dugaan limbah yang mencemari lingkungan mereka.

Dugaan limbah itu berupa oli yang mengalir ke aliran sungai akibat dari aktifitas PT Lautan Berlian (Mitsubishi motor) berada di Jalan A Yani Kemelak.

“Limbah ini sudah lama,  (diduga) asalnya dari bengkel mobil Mitsubishi itu. Parahnya limbah ini sering mengalir ke anak sungai tak jauh dari bengkel itu,” ucap Harto, salah satu warga Kemelak saat ditanya portal ini,  Selasa (15/5/2018).

Diungkapkan Harto, limbah itu sering mengalir dari selokan pinggir jalan hingga sampai ke aliran anak sungai.  Parahnya, hal itu sudah berlangsung lama, padahal, kata Harto sungai itu sering digunakan masyarakat Kemelak untuk mandi dan kebutuhan lainnya,

“Sungai ini sampai juga ke Muara Desa Laya,  pasti ada imbasnya terhadap lingkungan,” kesal Harto.

Apalagi kata Harto saat hujan datang,  air bercampur oli berwarna hitam sangat cepat mencemari lingkungan sekitar.  “Saya juga dengar bahwa ini belum ada izinnya, kok bisa,” timpal Harto.

Sementara pengamatan Sumselupdate.com, di kawasan dekat bengkel itu adanya oli hitam mengalir dari bengkel itu menyusuri selokan/parit persis di pinggir jalan hingga bermuara ke anak sungai itu. Warna hitam pekat berkerak tergambar di aliran itu.

Baca Juga :  Soal Aksi Warga Desa Harapan Jaya, Bupati PALI: Harusnya Perusahaan Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat

Sementara itu saat dikonfirmasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kabupaten OKU, membenarkan belum adanya izin sama sekali oleh perusahaan itu.

“Jadi mereka (PT Lautan Berlian/Mitsubishi motor –red) Baturaja sama sekali belum memiliki izin sampai detik ini,” tegas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Selamat Riyadi melalui Kepala Bidang Penataan dan Penataan Lingkungan Febrianto Kuncoro, Selasa siang.

Pihaknya, kata dia, tengah menyiapkan sanksi administrasi terhadap PT Lautan Berlian (Mitsubishi Motor) Baturaja. Hal tersebut dilakukan lantaran pihak Mitsubishi Motor Baturaja mengabaikan peringatan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Menurut Kuncoro, Mitsubishi Motor Baturaja diduga telah melakukan pencemaran limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang mengalir ke dalam drainase umum dan mengalir ke sungai.

Limbah tersebut berupa limbah oli bekas yang berasal dari bengkel dan masuk ke dalam parit yang berada di depan Dealer mitsubishi sehingga aliran oli bekas tersebut masuk kedalam sungai padahal dalam pasal 59 UU No 32/2009 tentang PPLH junto PP No 101/2014 tentang pengelolaan limbah B 3 wajib melakukan pengelolaan limbah B3 dan tidak boleh membuang (dumping) ke media lingkungan hidup.

Baca Juga :  Verifikasi Dugaan Pencemaran Lingkungan, Tim Kemen LHK Sambangi PT GHEMMI

Sebelumnya pihaknya telah melakukan teguran dan mendatangi lokasi yang diduga melakukan pencemaran, bahkan pihaknya meminta untuk segera melakukan perbaikan pengelolaan limbah.

Namun hingga saat ini belum juga ada tindakan dan terkesan mengabaikan teguran tersebut,  sehingga pihaknya saat ini tengah menyiapkan sanksi administrasi dengan mengirim surat tertulis kepada pihak Mitsubishi Motor Baturaja dan ditembuskan kepada Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup di medan.

“Kita pernah datang ke Mitsubishi Motor dan kita minta untuk segera melakukan pengelolaan  limbah B3 sesuai dengan prosedur,  namun mereka terkesan mengabaikan sehingga kita lakukan langkah berikutnya yakni sanksi administrasi,” tukasnya.

Sementara itu pihak PT Lautan Berlian (Mitsubishi Motor) Baturaja, belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu. Saat Sumselupdate.com mencoba menghubungi kepala cabang, malah mematikan handphonenya.

“Maaf siapa ini,  saya lagi di WC,” katanya singkat lalu matikan percakapan.  Tak selang beberapa lama dicoba dihubungi lagi, namun telepon genggam tak diangkat. (wid)

Baca Juga

Tim SW Tangkap Pelaku Curas, Salah Satu Pelakunya Sekuriti

Martapura, sumselupdate.com – Dua dari tiga tersangka penipuan disertai kasus Curas dan penikaman, berhasil dibekuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *