Home / Headline / Dianggap Langgar AD/ART, DPP Hanura Pecat Mularis, Ini Penggantinya..
Mularis Djahri

Dianggap Langgar AD/ART, DPP Hanura Pecat Mularis, Ini Penggantinya..

Palembang, Sumselupdate.com – Ketum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Oedang (OSO) memberhentikan Ketua DPD Partai Hanura Sumsel H Mularis Djahri SH dan Sektetaris nya Zakaria Abas SH MHum dari jabatan per 14 Januari 2018.

SK tersebut ditandatangani OSO bersama Wasekjen Hanura Berny Tamara juga mengangkat Hendri Zainudin SAg sebagai Plt Ketua DPD Hanura Sumsel dan Abrar Amir sebagai Plt Sekretarisnya. “Bapak Ketua Umum memberikan amanah kepada saya untuk menjabat Plt Ketua DPD Partai Hanura Sumsel dan saudara Abrar Amir sebagai Plt Sekretaris,” kata Hendri Zainudin, Minggu (14/1/2018).

Sementara itu secara terpisah, H Mularis menanggapi dingin pemberhentiannya tersebut. Bahkan, SK ini dianggapnya bertentangan dengan anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) partai.

“Bisa dilihat sendiri dari SK tersebut siapa yang menandatanganinya. Karena berdasarkan AD/ART Partai Hanura, pemecatan sebagai Ketua DPD harus dilakukan oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) dengan persetujuan Dewan Pembina dan Dewan Penasehat Partai Hanura,” kata H Mularis.

Baca Juga :  Cari Nama Baru, PMR Pasang Target Dampingi Sriwijaya FC di ISL Musim 2018

Sehingga dengan terbitnya SK DPP tersebut, menurutnya secara jelas sudah ada pelanggaran AD/ART yang dilakukan oleh Ketua Umum OSO. Untuk itu, ia secepatnya akan berkoordinasi dengan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto terkait hal tersebut.

“Paling tidak, ini bisa jadi satu pembelajaran politik bagi bangsa ini. Biar nanti Dewan Pembina dan Dewan Penasehat yang akan memutuskan. Kita tunggu saja apa hasil keputusan pembina dan penasehat partai. Karena yang saya lakukan selama ini sudah sesuai dengan AD/ART partai juga bagian dari etika berpolitik,” tuturnya.

Baca Juga :  Pasangan HD-MY Deklarasikan Diri Maju Pilkada Sumsel 2018

Meski demikian, dirinya memastikan hal ini tidak akan berpengaruh terhadap pencalonan dirinya sebagai bakal calon Walikota Palembang. Apalagi jelas, ini tidak terkait dengan pencalonan. “Kita tunggu saja ending nya. Biar nanti dewan pembina dan dewan penasehat yang memutuskan. Saya akan ikuti yang sudah diputuskan tadi. Tapi saya tidak melanggar AD/ART partai,” tandasnya.

Perseteruan Mularis dengan DPP Partai Hanura ini diduga dipicu pasca keluarnya SK DPP yang mengusung pasangan calon Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM dan Ir H Mawardi Yahya. “Saya sebagai kader Hanura kan didukung Partai Golkar maju Pilwako Palembang. Secara etika politik saya pun mendukung H Dodi Reza Alex-Giri untuk pemilihan Gubernur Sumsel 2018,” ucapnya saat itu. (ery)

Baca Juga

Kemensos Fokus Atasi Gizi Buruk di Asmat Papua

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah tidak tinggal diam dan terus melakukan upaya penanggulangan terhadap berjangkitnya Penyakit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *