Home / Headline / Dewan PALI Pastikan Tunda Tender Tahap Kedua RS Pratama
Tim dari DPRD PALI memeriksa kondisi pembangunan RS Pratama di Desa Tanah Abang, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI

Dewan PALI Pastikan Tunda Tender Tahap Kedua RS Pratama

PALI, Sumselupdate.com – DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memastikan akan menunda terlebih dahulu rencana tender tahap kedua pembangunan RS Pratama, di Desa Tanah Abang, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Lantaran di tahap pertama proyek pembangunan yang menelan uang rakyat sekitar Rp9 miliar lebih ini, terindikasi sarat akan penyimpangan dan asal-asalan.

Bahkan, para wakil rakyat di Bumi Serepat Serasan ini akan membentuk tim khusus (Timsus), yang terdiri dari, tim ahli dan konsultan untuk melakukan pemeriksaan terhadap proses pembangunanya. Tak hanya itu, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2015, yang berhubungan dengan RS Pratama akan dilakukan audit khusus secara transparan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PALI, Asri AG, melalui Sudarmi ST mengatakan, dari hasil peninjauan yang dilakukan pihaknya secara langsung di lokasi pembangunan RS Pratama, tampak dengan kasat mata terlihat hasil bangunan tersebut asal-asalan sehingga sangat membahayakan bagi siapapun yang nantinya akan berada di dalam bangunan tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Kecewa Tak Kebagian Sembako

“Ini sangat tidak wajar. Dan proyek pembangunan ini untuk fasilitas umum. Mulai dari sekarang kita awasi, dan masyarakat banyak yang melapor dengan adanya pembangunan asal-asalan ini. Kita pastikan tender tahap kedua RS Pratama ini kita tunda dulu. Dan akan dilakukan pemeriksaan dan penkajian terhadap proses serta pertanggungjawaban pembangunan RS Pratama tahap pertama,” tegasnya.

Ditambahkan Aka Cholik Darlin Spdi, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten PALI, bahwa pihaknya juga akan mengundang Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pemeriksaan terhadap proses pengerjaan dan administrasi tahap pertama RS Pratama, yang dikerjakan PT Reka Mandiri itu.

Baca Juga :  Tahanan Kasus Narkoba yang Kabur Ditetapkan Buronan Polda Sumsel

“Saya sangat kecewa dengan hasil pengerjaan tahap pertama RS Pratama ini. Kita berkomitmen dan tidak main-main. BPKP akan kita surati dan harus melakukan audit secara teliti. Saya yakin disini ada indikasi penyimpangan yang dilakukan. Dan PT Reka Mandiri selaku pihak kontraktor, harus bertanggung jawab dan jangan pernah lagi masuk ke Kabupaten PALI untuk ikut memborong,” kecamnya.

Lebih lanjut dirinya berjanji akan merekomendasikan permasalahan ini ke pihak berwajib, apabila dari hasil pemeriksaan nanti ditemukanya indikasi penyimpangan tindak pidana korupsi atas pengerjaan proyek yang melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten PALI tersebut. “Apabila ada temuan yang mengarah ke tindak pidana korupsi. Maka kita akan rekomendasikan agar aparat penegak hukum bertindak,” pungkasnya. (adj)

Baca Juga

Demo Ojol di Depan Gedung DPR Dimulai, Lalin Ditutup

Jakarta, Sumselupdate.com – Massa ojek online yang tergabung dalam Gerakan Roda Dua (Garda) mulai melakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *