Home / Headline / Buron 7 Bulan, Beny Diciduk Petugas
Beni pelaku pembunuhan saat diamankan di Polresta Palembang,Kamis (25/1/2018).

Buron 7 Bulan, Beny Diciduk Petugas

Palembang, Sumselupdate.com – Usai tujuh bulan menjadi buronan pihak berwajib Benny (21) pelaku pembunuhan terhadap Cik Imron (21) warga Perumnas yang terjadi di kawasan Jalan Musi Raya pada bulan Juni 2017 yang lalu. Berhasil dibekuk Unit Ranmor Polresta Palembang saat tengah minum-minum di kawasan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Rabu (24/1/2018) malam.

Kepada petugas Benny mengaku, sebelum melakukan pembunuhan terhadap korban, terjadi keributan antara adiknya Yuda (19) dengan Putra, teman dari Cik Imron. Di mana, keributan itu bermula, ketika Yuda tak senang ketika melihat pacarnya dicekoki minuman keras oleh Putra.

‎”Waktu itu adik saya Yuda dengan Putra duel, Putra kalah lalu kami pisahkan, dan saat itu mereka berdamai,”ujar Benny, Kamis (25/1/2018).

Baca Juga :  Terlilit Hutang Rp150 Juta, Edi Tewas Ditembak di Kepala

Hanya saja, kata dia, meskipun sudah didamaikan ternyata beberapa jam kemudian Putra datang kembali dengan mengajak delapan temannya yang lain termasuk Cik Imron. Saat itu, Putra cs langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam.

“Waktu itu saya sendirian Yuda tidak ada lagi. Putra hendak menusuk saya tapi berhasil ditangkis dan pisau itu saya rebut. Cik Imron datang dengan membawa golok dan hendak membacok Benny. Lalu, saya arahkan ke ulu hati, lalu saya tendang Pak. Saat itu saya tidak tahu kalau dia meninggal. Keadaan kisruh, sebelum kabur melarikan diri,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Korban Pembunuhan, Zainal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Sawit

Selama tujuh bulan menjadi buron, Benny mengaku tetap berada di kota Palembang, namun berpindah-pindah tempat.”Saya tahu Pak dikejar, tapi menghindar. Selama pelarian, saya juga pernah dihantui pak, tapi tidak ganggu. Saya menyesal,” ungkapnya.‎

Sementara Kanit Ranmor Sat Reskrim Polresta Palembang, Iptu Mardanus menerangkan, usai kejadian itu, korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak dapat diselamatkan lagi.

“Tersangka akan kita jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” katanya. (tra)

Baca Juga

Bangun Infrastruktur, Utang Luar Negeri Indonesia Naik 10,1 Persen di Akhir 2017

Jakarta, Sumselupdate.com – Bank Indonesia ( BI) melaporkan, utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal IV …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *