Home / Headline / Bupati Bengkalis Dicecar KPK Soal Asal Usul Rp 1,9 M yang Disita

Bupati Bengkalis Dicecar KPK Soal Asal Usul Rp 1,9 M yang Disita

Jakarta, sumselupdate.com – Bupati Bengkalis Amril Mukminin dicecar penyidik KPK berkaitan dengan kasus dugaan korupsi proyek jalan. Amril – yang diperiksa sebagai saksi – ditanya tentang Rp 1,9 miliar yang disita dari rumahnya.

“Terhadap saksi bupati, kami konfirmasi terkait asal usul uang Rp 1,9 miliar yang ditemukan di rumah bupati sebelumnya,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (7/6/2018) seperti dikutip dari detikcom.

Pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob Pekanbaru, Riau. Tim KPK memang dalam pekan ini berada di Riau untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Sebelumnya KPK menyita Rp 1,9 miliar dari rumah dinas Amril pada Jumat, 20 Mei lalu. KPK menduga ada aliran duit dari sejumlah perusahaan terkait proyek-proyek di Bengkalis.

Selanjutnya, dalam penyidikan kasus ini, KPK juga menyasar keterangan dari Anggota DPRD Bengkalis untuk mendalami proses pembahasan anggaran di DPRD.

“Berikutnya sesuai dengan kebutuhan penyidikan, KPK akan mengagendakan pemeriksaan kepala daerah ataupun Anggota DPRD Bengkalis untuk menggali proses pembahasan anggaran di DPRD. Nanti panggilan akan disampaikan, kami ingatkan agar para saksi yang dipanggil datang dan memenuhi kewajiban hukum tersebut,” tuturnya.

Dalam kasus tersebut, ada 2 tersangka yang telah ditetapkan yaitu Sekda Dumai M Nasir sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) ketika masih menjabat sebagai Kadis PU dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar.

Keduanya disangka memperkaya diri sendiri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015. Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar. (adm3/dtc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.