Home / Headline / Banjir Hambat Aktivitas Pegawai & Pelajar di Muaraenim

Banjir Hambat Aktivitas Pegawai & Pelajar di Muaraenim

Muaraenim, Sumselupdate.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Bumi Serasan Sekundang mengakibatkan banjir terjadi di beberapa daerah dalam Kabupaten Muaraenim.

Bahkan, Rabu (14/3/2018) pagi, banjir yang melanda jalan menuju gedung SMA Negeri 3 Muaraenim, Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Muaraenim, yang berada di Kampung 8, Kelurahan Muaraenim, berdampak terhadap aktivitas di tiga kantor tersebut.

Pantauan Sumselupdate.com di lokasi, hingga pukul 9.00 ketinggian air dampak luapan Sungai Pelawaran, Kelurahan Pasar I, Muaraenim tersebut mencapai pinggang orang dewasa sejauh 50 meter.

Akibatnya, para siswa SMAN 3 Muaraenim, pegawai Dinas Ketenagakerjaan dan peserta pelatihan tidak bisa menuju lokasi masing-masing.

Arsya (58) salah satu pegawai Dinas Ketenagakerjaan, mengatakan banjir yang menutupi badan jalan satu-satunya menuju tiga kantor tersebut, membuat aktivitas menjadi terganggu. Padahal, kata dia, hari itu ada jadwal pelatihan.

“Hari ini ada jadwal pelatihan untuk tiga kelas, yaitu las, menjahit dan mekanik. Namun peserta tidak bisa menuju BLK karena jalan banjir,” ucap Kasi Pelatihan dan Produktivitas Kerja Dinas Ketenagakerjaan Muaraenim ini.

Firman (29) warga Kelurahan Muaraenim, mengatakan jika daerah tersebut memang rawan banjir. Tiap kali hujan deras dan terus-menerus di lokasi itu selalu banjir.

“Karena daerah ini rendah. Banjir ini belum seberapa. Dulu saat hujan terus, ketinggian airnya bisa mencapai dua meter,” ungkap warga pemilik kebun tak jauh dari Gedung BLK ini.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaraenim, M Tasman mengaku pihaknya langsung menurunkan satu tim Satgas terdiri dari tujuh personel beserta dua unit perahu karet ke lokasi banjir.

“Setelah mendapat informasi dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Pak Ali Rachman, saya langsung turunkan tim Satgas dan perahu ke lokasi banjir menuju tiga kantor itu,” katanya.

Tim Satgas dan perahu karet tersebut, sambungnya, di-standby-kan di lokasi hingga ketinggian air menurun. “Tim dan peralatan standby sampai siang,” sebutnya.

Di sisi lain, Tasman mengimbau, masyarakat agar selalu waspada bencana banjir karena diperkirakan curah hujan masih akan terus turun dengan intensitas tinggi hingga akhir Maret ini. (azw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.