Home / Headline / Akhirnya, Sopir Angkot yang Menganiaya Polisi di Monpera Ditangkap
Tersangka Dedek Novriansyah diamankan di Polresta Palembang.

Akhirnya, Sopir Angkot yang Menganiaya Polisi di Monpera Ditangkap

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah satu bulan masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pengeroyokan terhadap Brigadir Robhertus Roy Ramadona (30), anggota Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) di seputaran Monpera.

Akhirnya, petugas Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang membekuk Dedek Nopriansyah (24), Minggu (22/10). Bahkan karena mencoba melawan, petugas terpaksa melumpuhkan warga Jalan Kadir TKR, Lorong Sari Irama, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus ini dengan timah panas di kaki kiri.

Kepada petugas Dedek mengaku, kejadian bermula saat keduanya hampir bersenggolan mobil saat melintas di Jalan Merdeka tak jauh dari lokasi kejadian. “Waktu itu saya mau nyalip, tapi tidak dikasih jalan, malah mau nyerempet, jadi saya emosi. Saya minggir dan turun dari mobil,” kata sopir angkot jurusan Ampera-Pakjo ini, Senin (23/10/2017).

Baca Juga :  Jamaah Umroh dari 5 Daerah Suntik Vaksin di Bandara Silampari

Saat turun dari kendaraannya masing-masing itulah. Keduanya lantas terlibat baku hantam. Sedang terlibat perkelahian, tiba-tiba datang teman Dedek yang bernama Epik (DPO). Sembari membawa sebilah besi, Epik membantu Dedek. Keduanya memukuli anggota polisi tersebut hingga mengalami luka-luka. Setelah kejadian itu, keduanya langsung meninggalkan Roberthus.

“Saat ribut itu, dia memang mengaku anggota polisi, tapi kami tidak percaya. Setelah itu, kami langsung lari, saya kembalikan mobil ke bos lalu saya tinggal di Plaju tempat mertua saya. Baru kali ini pak saya berurusan dengan polisi,” keluh pria yang mengaku baru tiga bulan menjadi sopir angkota ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Gula Pasir Melambung, Bulog OKU Gelar Operasi Pasar

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan, untuk mengejar pelaku lainnya yang masih buron.”Tersangka akan dikenakan pasal 170 KHUP dengan ancaman 5 tahun penjara,” katanya. (tra)

Baca Juga

Kemenpan-RB Akomodir Honorer K2 di Penerimaan CPNS, Tapi…

Tomohon, Sumselupdate.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, honorer K2 pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *