Home / Headline / Akhirnya, Bocah yang Dirawat Usai Imunisasi Diperbolehkan Pulang
Nazrul menemani putrinya di rumah sakit.

Akhirnya, Bocah yang Dirawat Usai Imunisasi Diperbolehkan Pulang

Sekayu, Sumselupdate.com – Pasca dirawat di RSUD Sekayu dan mendapatkan perawatan intensif, Chelsea Olivia (9) siswa SDN 1 Lais yang sempat tidak bisa berjalan usai disuntik Vaksiimunisasi DT (Difteri Tetanus) di sekolahnya, kini keadaanya mulai membaik.

Bahkan saat ini anak pasangan Nazrul dan Lusi, telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan untuk pulang. “Kami sebagai orang tua tentu saja sangat senang, karena kesehatan anak kami sudah mulai membaik, meskipun kami belum tahu secara pasti apa yang menyebabkan anak kami sehingga sakit seperti ini” ujar Nazrul, Senin (20/11/2017).

Baca Juga :  Idap Penyakit Lumpuh Layu, Ahmad Fauzan Diberi Bantuan

Sementara itu, Direktur RSUD Sekayu dr. Makson Parulian Purba M.ARS melalui Dr. Deasy Lubis S. pA Dokter spesialis anak yang menangani Chelsea Olivia menjelaskan, jika saat ini kondisi pasien sekarang sudah sehat dan diperbolehkan pulang. “Apa yang saat ini dialami Chelsea bukan kelumpuhan, melainkan hanya lesu.” jelasnya.

Menurut nya saat dilakukan suntik vaksin, kondisi pelajar tersebut memang sudah dalam keadaan kurang sehat. “Jangankan anak-anak, orang dewasa pun ketika dalam kondisi tidak sehat terus di suntik akan mengalami hal yang sama,Seperti ngilu persendian hingga flu.” terangnya.

Baca Juga :  Lewat 7 Agustus Calon Kades Tak Sampaikan Persyaratan, Panitia Berhak Melakukan Penolakan

Namun pihak nya akan terus melakukan pengawasan terhadap kondisi anak tersebut dengan berkoordinasi kepada pihak dinkes. “Kita akan terus melakukan pengawasan sampai anak ini benar-benar sehat dan bisa menjalankan aktifitasnya kembali. “tutupnya. (est)

Baca Juga

Rapat Raperda Pesta Rakyat Menjadi Perdebatan

Sekayu, Sumselupdate.com – Rapat Pesta Rakyat di Ruang Banmus DPRD Muba yang dimotori oleh Pansus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *