Home / Headline / 8 Desa Tepian Lematang Terendam Banjir
Posko di lokasi banjir.

8 Desa Tepian Lematang Terendam Banjir

PALI, Sumselupdate.com – Hujan deras di wilayah Sumsel termasuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat beberapa desa yang ada di tepian Sungai Lematang terendam banjir. Tercatat ada delapan desa di wilayah Kacamatan Tanah tersebut Abang terendam banjir.

Kedelapan desa tersebut  yakni Desa Curup, Modong, Tanah Abang Selatan Sedupi, Modong, Tanjung Dalam, Muara Sungai dan Sukaraja. “Sejauh ini kondisi banjir masih aman bagi warga. Air masih di bawa rumah warga, jika air sudah banjiri jalan otomatis rumah warga juga tersendam,” terang Camat Tanah Abang, Adrian saat di konfirmasi via telepon Rabu (14/3/2018).

Diterangkan Adrian, pihaknya  terus memonitoring di lokasi banjir. “Tujuannya, nanti bilamana ditemukan kondisi yang dianggap darurat dilakukan tindakan, baik itu evakuasi warga dan barang-barang milik warga. Kita monitor terus, jadi bisa cepat dilakukan tindakan. Termasuk juga berkoordinasi dengan dinas terkait, BPBD, Dinkes dan Dinsos. Tapi banjir hari ini kami pastikan masih aman,” ungkapnya.

Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar menjelaskan pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan Dinkes PALI untuk melakukan pemantauan ke lokasi banjir ataupun ke lapangan melakukan pengecekan jika dilapangan ditemukan warga yang ada keluhan akbibat banjir.

“Tadi malam kami sudah ke lokasi banjir, dan dari pantauan kami masih aman. Namun, kalau siang harinya air tambah tinggi, maka kami akan ajak Dinkes untuk ke lokasi. Kami juga menghimbau warga, terutama yang berada persis di bantaran Sungai Lematang untuk tetap waspada,” terangnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan PALI dengan sigap langsung mendirikan Posko kesehatan melalui Puskesmas-Puskesmas terdekat. Karena mereka menilai periatiwa banjir pastinya berdampak ganggungan kesehatan, baik itu diare, sakit perut dan lain-lain khususnya bagi anak-anak dan lansia.

“Sudah saya perintahkan terutama Puskesmas terdekat untuk mendirikan Posko kesehatan, karena hal-hal seperti peristiwa banjir efeknya ada gangguan kesehatan, jadi warga yang mengalami gangguan kesehatan bisa langsung datang untuk di cek atau dilakukan pengobatan oleh tim yang ada di posko,” ungkap Kadinkes PALI, dr. H. Muzakir M.Kes. (adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.