Home / Headline / 8 Bulan Buron, Akhirnya Residivis Jambret Ini Ditangkap Polisi
Tersangka Yuswandi (Baju Tahanan).

8 Bulan Buron, Akhirnya Residivis Jambret Ini Ditangkap Polisi

Palembang, Sumselupdate.com – Berakhir sudah pelarian Yuswandi, tersangka kasus jambret yang sudah delapan bulan buron. Bujangan ini ditangkap Unit IV Subdit III Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, Jumat (16/6).

Dari informasi yang dihimpun peristiwa penjambretan itu dilakukan tersangka di depan Yayasan Adabiah Jalan Punai ISI, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, pada 28 November 2016 lalu.

Saat itu korban sedang  berjalan kaki di TKP sambil membawa tas pinggang dan tiba-tiba datang dua orang pelaku dengan menggunakan motor dari samping kanan langsung menarik tas korban. Namun korban melawan hingga terjadi aksi tarik-menarik antara korban dengan tersangka dan saat bersamaan kebetulan melintas polisi yang sedang melakukan patroli.

Baca Juga :  Gabungan LSM Anti Korupsi Minta Kawal Kasus Johan Anwar

Salah satu dari pelaku pun berhasil diamankan atas nama Yusgandi yang berperan sebagai pengemudi motor. Saat ini yang bersangkutan telah divonis 2 tahun penjara. Sementara Yuswandi yang berperan sebagai pemetik baru berhasil ditangkap di daerah depan rumah makan Palapa PT Pusri Palembang.

“Aku berdua menjambret, aku bagian yang metik (menarik tas). Aku juga belum lihai bawak motor pak, jadi kawan yang aku suruh bawak motor. Tapi motor itu motor punya aku,” ujarnya, Minggu (18/6/2017).

Yuswandi mengaku sudah tiga kali melakukan penjambretan. Pertama pada Agustus dan September 2016 di daerah Lemabang dan terakhir November 2016 di depan Yayasan Adabiah Palembang. Dari kesemua aksinya itu, baru kali ini dia tertangkap oleh polisi.

Baca Juga :  Jambret Tersungkur dari Sepeda Motor

Sementara itu Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Hadi Poerwanto, didampingi Kasubdit III Jatanras, AKBP Erlin Tangjaya, mengatakan Yuswandi merupakan residivis jambret, hingga pihaknya terus berusaha melakukan penangkapan.

Dari tangan tersangka juga turut diamankan barang bukti, berupa satu unit sepeda motor merek Honda Beat BG 6160 LO warna biru dan di dalam jok motor juga ada No Polisi BG 5263 ZK, yang diduga merupakan nopol palsu.

“Tersangka ini kita akan kenakan Pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” tandasnya. (tra)

Baca Juga

Barcelona Pesta Gol di Kandang Deportivo

Barcelona, Sumselupdate.com – Barcelona menang telak 4-0 atas Deportivo La Coruna pada pertandingan pekan ke-16 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *