Home / Headline / 39 Pasbalon Kepala Daerah Sumsel Jalani Tes Kesehatan di RSMH Palembang, Berikut Jadwalnya..

39 Pasbalon Kepala Daerah Sumsel Jalani Tes Kesehatan di RSMH Palembang, Berikut Jadwalnya..

Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 39 pasangan bakal calon (Pasbalon) kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak 2018 di Sumsel mengikuti rangkaian tes kesehatan di RSMH Palembang mulai Kamis (11/1/2018).

Banyaknya pasangan yang hadir serta kapasitas ruangan yang terbatas membuat panitia hanya memperkenankan bakal calon kepala daerah masuk, sementara orang lain, termasuk para istri tidak diperkenankan masuk. Untuk tahap awal ini seluruh pasangan bakal calon datang dan mengikuti sesi psikotes untuk mengetahui kondisi kejiwaan dan tes urine untuk memeriksa apakah bakal calon tersebut bebas narkoba.

Dimana 10 pilkada serentak di Sumsel yaitu 1 Pemilihan Gubernur Sumsel dan 9 pemilukada kabupaten dan kota, kata dia terdapat 39 bapaslon kepala daerah atau sebanyak 78 individu bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftarkan ke KPU masing-masing.

Pengamatan di lapangan, suasana tes dan Medichal Ceck Up (MCU) yang berlangsung di Aula RSMH Palembang berjalan kondusif. H Dodi Reza Alex adalah calon Gubernur Sumsel yang pertama kali tiba di lokasi dan terakhir tiba adalah calon Walikota Palembang H Mularis Djahri dan pasangannya, H Syaidina Ali.

Ada sekitar 28 dokter yang mengawal jalannya MCU kali ini. Adapun Ketua Pelaksana MCU kali ini Dr Julius, yang juga selaku manager Graha Eksekutif. Saat ini pemeriksaan kesehatan bagi Calon dan Wakil Kepala Calon Kepala Daerah se Sumsel sedang berlangsung acara Pembukaan dan tes tertulis.

Tes diselenggarakan sejak pukul 7.00  tadi terisolir ketat. Para peserta melaksanakn tes di lantai 2 Aula RSMH Palembang dan tidak boleh ada seorang pun di luar peserta yang boleh masuk ruangan. Puluhan petugas kepolisian berjaga ketat di depan pintu guna ketertiban dan keamanan.

Bahkan tim sukses Bapaslon pun tidak dierbolehkan masuk sehingga menunggu diluar. Beberapa pasangan calon secara bergantian datang baik bersama padangan balonnya maupun sendirian.

Baca Juga :  Remaja Putus Sekolah Bonyok Dihajar Tujuh Pria Mabuk

Dalam melaksanakan tes ini, peserta MCU wajib membawa 1 foto 3×4 dan fotocopy KTP. Sedangkan untuk tes wawancara dan BNN dilaksanakan pukul 12.00  sampai 21.00  di gedung Graha eksekutif lantai II.

“Semua hari ini hadir. Walau tadi ada tiga pasangan yang baru datang menjelang tes psikologi dimulai. Selanjutnya siang sampai malam ini mereka akan menjalani tes urine yang dilakukan BNN,” kata  Ketua KPU Sumsel Aspahani didampingi Ketua tim pemeriksa kesehatan dr Rizal Sanif dan Direktur Utama RSUP Mohammad Hoesin, Dr M Syahril Mansyur SpP MPH.

Selanjutnya, kata Aspahani, besok para bakal calon kepala daerah itu baru akan menjalani serangkaian tes kesehatan yang dilakukan tim dokter mulai pagi sampai selesai. Karena keterbatasan kapasitas, maka tes kesehatan akan dibagi dalam tiga kelompok dengan masing-masing 13 pasangan atau 26 orang per hari. Pembagian ini, kata Aspahani, agar pelaksanaan tes berjalan efektif dan para bakal calon tidak terlalu lama menunggu.

“Tim dokter akan memplenokan hasil tes jasmani, rohani dan bebas narkoba ini pada 15 Januari 2018. Lalu pada tanggal 16 Januari 2018, Insya Allah kalau tidak ada halangan, KPU Sumsel dan KPU kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada akan menerima langsung hasil dari IDI atau tim dokter yang melaksanakan tes tersebut,” kata Aspahani.

Hasil dari tes kesehatan ini, lanjut Aspahani, hanya akan ada dua, yaitu Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Jika memenuhi syarat, maka bakal calon bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya. Tapi kalau dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka masih ada kesempatan untuk mengganti bakal calon yang tidak memenuhi syarat, walaupun waktunya sangat singkat.

Baca Juga :  Sejumlah Tokoh Agama OKU Serukan Tolak Kampanye Politik di Tempat Ibadah

“Hasil pemeriksaan kesehatan ini bersifat final tidak ada pembanding. Jadi jika ada yang tidak memenuhi syarat akan ada waktu bagi pasangan calon untuk menggantinya,” kata Aspahani.

Ketua tim pemeriksa kesehatan yang juga Ketua IDI Sumsel dr Rizal Sanif mengatakan, dokter yang terlibat dalam tes medis mencapai 30 dokter sesuai spesialisasinya. Ada dokter spesialis syaraf, mata, jantung, penyakit dalam, bedah, THT, kebidanan, gigi, bedah vaskuler dan lain sebagainya. “Tes medis besok dimulai pukul 07.00 . Karena besok juga akan dilakukan pemeriksaan USG, kami sarankan para peserta tes untuk mulai puasa sejak jam 20.00 malam ini,”  katanya.

“Hasil pemeriksaan ini bersifat final dan mengikat. Tidak ada pembanding. Jika dia (bapaslon) keberatan bisa menemui langsung tim dokter,” dirinya melanjutkan.

Masing-masing bakal calon kepala daerah bisa saja tidak memenuhi syarat untuk maju, andai dari ketiga pemeriksaan yang dilakukan oleh HIMPSI, mengenai psikologi, IDI mengenai pemeriksaan kesehatan jasmani, dan BNN mengenai pemeriksaan narkoba dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Mungkin dari ketiga pemeriksaan ini ada salah satu hasil pemeriksaan kesehatan itu dinyatakan tidak memenuhi syarat,” katanya. (ery)

Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Kepala Daerah se Sumsel

12 Januari
– Empat pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel
– Tiga pasangan calon Bupati/Wakil Bupati OKI
– Enam pasangan Bupati/Wakil Bupati Lahat

13 Januari
– Empat pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Palembang
– Tiga pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Lubuklinggau
– Enam pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Pagaralam

14 Januari
– Empat pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Muaraenim
– Tiga pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang
– Lima pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Banyuasin
– Satu pasangan calon Walikota Prabumulih.

Baca Juga

Kemenpan-RB Akomodir Honorer K2 di Penerimaan CPNS, Tapi…

Tomohon, Sumselupdate.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, honorer K2 pada …

One comment

  1. Semoga hasil tess kesehatan dan mcu dapat dilihat mana yg memenuhi syarat kesehatan spt tes kejiwaan ,narkoba plg tidak calon kepala daerah benar benar sehat fisik dan mental semoga dg pilkada masyarakat dapat memilih pemimpin yg amanah dan benar benar pemimpin utk kepetigan rakyatnya jgn terkecoh dg dg uang, dan janji janji .Hharus kita lihat track recordnya semoga dg pilkada ini rakyat gn sampai dirugikan akibat meimilih pemimpin yg tdk amanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *