Home / Headline / 15 Menit Pasca Kejadian, Tim Khusus Anti Bandit Cokok Tiga Pelaku Pengeroyokan

15 Menit Pasca Kejadian, Tim Khusus Anti Bandit Cokok Tiga Pelaku Pengeroyokan

Palembang, Sumselupdate.com – Hanya dalam waktu 15 menit Tim Tekab 134 Polresta Palembang membekuk tiga pelaku pengeroyokan terhadap korban Ridho Rizky (19), warga Bungaran V, Kecataman SU I Palembang, Selasa
(14/11/2017), sekitar pukul 15.00.

Ketiga pelaku tersebut yakni Mardianyah (23) dan Andy Munandar (23) warga Jalan KH Bastari, Kecamatan SU I, Palembang dan Agusman (19) warga Lorong Habibi, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. Serta satu pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat akan ditangkap.

Informasi yang dihimpun, pengeroyokan ini terjadi ketika korban Ridho dan tiga pelaku, terkait cek-cok mulut di kawasan Pasar 16 Palembang. Karena tak terima, korban yang diduga sedang mabuk, ketiga pelaku marah. Alhasil terjadilah aksi pengeroyokan tersebut.

“Korban ini mabuk, tak senang saya lihati mukanya. Dia malah menjeleliti saya. Saya juga tidak terima,” ungkap Andy ketika diperiksa petugas.

Baca Juga :  Mayat Bocah Dalam Karung, Ini Kronologis Penemuan Jasad Korban

Lalu, lanjut Andy, dirinya membeli pisau di kawasan Pasar 16 Ilir seharga Rp5 ribu. Kemudian bercerita dengan dua temannya, Mardianyah dan Agusman, untuk melakukan pengeroyokan terhadap korban, serta menyuruh Mardianyah menusuk korban. Tak lama berselang usai membeli sebilah pisau, tiga pelaku ini kembali menemui korban. Tanpa banyak bicara, ketiga pelaku langsung mengeroyok korban.

“Saya tak berani, jadi usai cekcok mulut saya membeli pisau itu. Kemudian minta Mardianyah menusuknya. Memang awal masalah dari saya,” tutur Andy yang ditangkap petugas usai lompat dari jembatan Ampera dan ditangkap dengan mengunakan perahu ketek.

Sedangkan Mardianyah mengaku, dirinya hanya disuruh Andy untuk melakukan penusukan terhadap korban. “Saya memang tahu masalah . Tapi saya tidak menyuruh Andy membeli pisau. Ketika ribut tadi, Andy langsung memberi pisau ke saya, jadi saya tusuk korban dua kali,” ujar Mardianyah sambil meringis akibat ditembak petugas.

Baca Juga :  Mau Beli Nasi Uduk, Dua ABG Dikeroyok 10 Pemuda

Sementara, Agusman mengaku dirinya memang ikut bersama kedua temannya. Namun tidak melakukan pengeroyokan apalagi melakukan pemukulan terharap korban. “Saya hanya melihat saja, tidak ikut mengeroyok korban. Ketika datang polisi, kami lari naik Ampera. Sedangkan Andy loncat ke sungai,” katanya.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara SIK, membenarkan setelah mendapat laporan terkait aksi pengeroyokan tersebut anggotanya langsung menuju lokasi kejadian serta mengejar para pelaku.

“Salah satu pelaku terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba kabur saat ditangkap. Ketiga pelaku akan dikenakan Pasal 351 KHUP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegas Yon.

Ditempat berbeda, usai kejadian korban langsung dilarikan ke RS AK Gani, karena mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka robet di tangga kanan. (tra)

Baca Juga

Rapat Raperda Pesta Rakyat Menjadi Perdebatan

Sekayu, Sumselupdate.com – Rapat Pesta Rakyat di Ruang Banmus DPRD Muba yang dimotori oleh Pansus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *